Lagi, ketika darah dan daging yang satu itu hilang..
Lagi, ketika jiwa telah kembali ke peraduan.
kembali lagi,
ketika kasih sayang itu akan dibatasi ruang.
ketika semua memori akan selalu tersimpan.
Pencipta kembali telah berseru
sosok yang terpilih itu
terpilih karena sayang Mu
senyum tawa ikhlas selalu ada dibalik rapuh
tapi hati ini pun tak akan pernah melemah
Jauh.. iya memang jauh..
tapi doa dan mimpi ini tetap satu..
Dekat, iyaa berdua sangat dekat
hingga tangan kecil ini selalu ada digenggaman kulit tua itu..
Wahai yang tersayang..
Doa akan selalu mengiringmu..
Sosok Itu..
Pekanbaru, 19 September 2012
Satu Masa perpisahan (18 Sept 2012)
Yang selalu niken sayang.. selalu..
(Atuk)
Lagi, ketika jiwa telah kembali ke peraduan.
kembali lagi,
ketika kasih sayang itu akan dibatasi ruang.
ketika semua memori akan selalu tersimpan.
Pencipta kembali telah berseru
sosok yang terpilih itu
terpilih karena sayang Mu
senyum tawa ikhlas selalu ada dibalik rapuh
tapi hati ini pun tak akan pernah melemah
Jauh.. iya memang jauh..
tapi doa dan mimpi ini tetap satu..
Dekat, iyaa berdua sangat dekat
hingga tangan kecil ini selalu ada digenggaman kulit tua itu..
Wahai yang tersayang..
Doa akan selalu mengiringmu..
Sosok Itu..
Pekanbaru, 19 September 2012
Satu Masa perpisahan (18 Sept 2012)
Yang selalu niken sayang.. selalu..
(Atuk)


Posting Komentar
Silahkan berkomentar..
Mohon untuk berkomentar dengan bahasa yang selayaknya..